Sebenarnya “rewel” pada anak-anak bisa dimengerti secara umum, selagi masih berada dalam batas perkembangan kejiwaan anak yang normal, atau tidak terjadi karena

  Manusia menjadi buta agama, bodoh dan selalu berselisih paham lantaran mereka meninggalkan bahasa Arab, dan lebih mengutamakan konsep Aristoteles. (Imam Syafi’i