عَنْ الْعَبَاسِ بْنِ عَبْدِ المُطَّلِبْ -رضي الله عنه-، أَنَّهُ سَمِعَ رَسُوْلَ اللَّهِ ﷺ يَقُوْلُ : ذَاقَ طَعْمَ الإِيْمَانِ مَنْ رَضِيَ بِاللَّهِ رَبًّا

Begitu banyak orang keliru menggunakan standar dalam menilai baik-buruknya orang lain. Keramahan, ringan tangan dalam membantu orang lain dan suka nraktir termasuk

عَنْ عَمْرِو بْنِ عَوْفٍ المُزَنِيُّ -رضي الله عنهُ- : أَنَّ رَسُولَ اللهِ ﷺ قَالَ : [ مَنْ أَحْيَا سُنَّةً مِنْ سُنَّتِي فَعَمِلَ

Pada tahun tiga Hijriah, tepatnya di pertengahan bulan Syawwal, berkecamuklah Perang Uhud, antara kaum Muslimin yang dipimpin oleh Rasulullah ﷺ dengan kaum