Antum Disini

Tolok Ukur kebaikan dan Kesempurnaan Seseorang

[Diangkat dari kaidah ke-63 dari al-Qawa'idul Hisan, Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-sa'di ] يُرْشِدُ القُرْآنُ إِلَى أَنَّ الْعِبْرَةَ بِحُسْنِ حَالِ الإِنْسَانِ : إِيْمَانُهُ وَعَمَلُهُ الصَّالِحُ،  وَأَنَّ الاِسْتِدْلاَلَ عَلَى ذَلِكَ باِلدَّعَاوَى الْمُجَرَّدَةِ أَوْؤبِإِعْطَاءِ اللهِ لِلْعَبْدِ مِنَ الدُّنْيَا بِالرِّيَاسَاتِ كُلُّ ذَلِكَ مِنْ طُرُقِ الْمُنْحَرِفِيْنَ Al-Qur'an memberikan petunjuk bahwa tolok ukur seseorang dikatakan baik atau tidak adalah keimanan dan amal shalihnya, Adapun mengukur baik atau buruknya seseorang berdasarkan pengakuan kosong atau pemberian Allâh k kepadanya berupa dunia atau kekuasaan adalah metode orang-orang menyimpang 229

SEMUA AKAN MEMASUKI NERAKA

Oleh Ustadz Ashim bin Musthafa, Lc وَإِن مِّنكُمْ إِلَّا وَارِدُهَا كَانَ عَلَىٰ رَبِّكَ حَتْمًا مَّقْضِيًّا ثُمَّ نُنَجِّي الَّذِينَ اتَّقَوا وَّنَذَرُ الظَّالِمِينَ فِيهَا جِثِيًّا Dan tidak ada seorang pun di antara kamu yang tidak mendatanginya (neraka). Hal itu bagi Rabbmu adalah suatu ketentuan yang sudah ditetapkan. Kemudian Kami akan menyelamatkan orang-orang yang bertakwa dan membiarkan orang-orang zhalim di dalam (neraka) dalam keadaan berlutut. [Maryam/19: 71-72] 223

Top

Bagian Pemasaran Majalah As Sunnah

Hubungi Kami